Kartu-Perdana-USIM-Jaringan-Super-4G-LTE
Kartu Perdana USIM Jaringan Super 4G-LTE

Perhatikan gambar USIM 4G Indosat ini? Yup, warna dasar yang mendominasi kartu adalah abu-abu. Lalu biasanya warna abu-abu berkonotasi dengan arti apa? Dua kata langsung terpikir oleh saya. Mendung dan Kelabu.

Makna dari dua kata itu adalah kedukaan. Jadi, apakah pengguna kartu USIM 4G Indosat akan merasakan kedukaan? Bisa diartikan begitu, tapi bisa juga diartikan warna kelabu USIM 4G Indosat mengabarkan ke para pengguna smartphone 3G berita duka.


Inilah kurang lebih jawaban dari pertanyaan, mengapa Indosat memberi warna abu-abu pada kartu USIM 4G LTE-nya? Lebih jauh, kabar duka itu berupa tidak ada support berupa kebijakan undang-undang dari pemerintah pada operator-operator seluler untuk mendukung penetrasi 4G LTE di Indonesia.

“Indonesia adalah salah satu negara di dunia ini yang operator-operator selulernya tidak berjualan handset,” kata Pak Alexander Rusli, President Director And CEO Indosat kepada para awak media dan Blogger dalam acara Media End Year Meet Up Launching Komersialisasi 4G LTE INDOSAT di Blitz Megaplex Grand Indonesia (22/12/214).

Alexander-Rusli,-President-Director-And-CEO-Indosat
Alexander Rusli, President Director And CEO Indosat

“Kalau di negara-negara lain mudah sekali. Ketika LTE ready, handset dari operator pun sudah siap dijual juga,” lanjut Pak Alex yang bercerita sebelum launching 4G di Blitz Megaplex merasa dikerjai oleh salah satu juara dunia catur junior, Meidina asal Bekasi.

Dampak dari dijual terpisahnya antara kartu USIM dari operator seluler dengan handset, adalah operator tidak bisa leluasa mengedukasi, memasarkan sekaligus mem-push para pengguna smartphone untuk menggunakan handset yang sesuai dengan jaringan 4G-LTE.

Jaringan Super 4G LTE

Padahal, keuntungan menggunakan smartphone 4G-LTE adalah akses kecepatan download bisa sampai 185 Mbps dan upload hingga 41 Mbps. kalau dikonversi ke waktu, kecepatan transfer download bisa sampai 35 megabit per sekon.

Jaringan Super 4G-LTE (Long Term Evolution) sendiri adalah jaringan nirkabel tercepat penerus jaringan 3G dengan Standar baru untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan berinternet.  Lebih mudahnya perhatikan gambar ini.

Launching-4G-LTE-Indosat
Ilustrasi

“Pada tahap awal ini, layanan Jaringan Super 4G-LTE Indosat baru bisa dinikmati di beberapa lokasi Jakarta. Itu pun masih menggunakan frekuensi 900 Mhz,” masih kata Pak Alex yang berhasil membawa Indosat menjadi nomer satu kualitas data terbaik dari operator-operator seluler Indonesia di tahun 2014 versi JP Morgan.

Lalu adakah solusi untuk mengatasi kabar duka bagi para pengguna smartphone 3G dan 4G? Inilah saatnya pemerintah mendukung secara maksimal (jangan setengah hati lagi). Pertama, buat regulasi operator juga bisa menjual handset (baca: smartphone) yang mendukung teknologi jaringan terbaru. Tujuannya agar para pengguna smartphone bisa tahu dan leluasa mendapatkan handset teknologi jaringan terbaru.

Beberapa-Smartphones-yang-mendukung-jaringan-4G-LTE
Masih sedikitnya Handset pendukung 4G-LTE karena tidak adanya regulasi operator bisa juga menjual handset sendiri (sumber gambar: Indosat)

Kedua, segera tata ulang frekuensi 1800 MHz. Tujuannya agar implementasi 4G LTE menghasilkan kecepatan internet tinggi sesuai janji iklan operator-operator seluler Indonesia. Sebagaimana diketahui syarat kecepatan maksimal 4G-LTE bisa terjadi dengan syarat lebar pita minimal 15 MHz dan lebar pita tersebut ada di frekuensi 1800 MHz. Kalau tetap memaksakan 4G-LTE berjalan di frekuensi 900 Mhz maka lebar pitanya hanya sampai 5 MHz.

Iklan