BNI Goes To Virtual Banking

lomba-blog-BNI-2016

Suatu hari di tahun 2020. Setelah menandatangani formulir pembukaan rekening, saya disodorkan boks kardus oleh petugas bank BNI “silakan smartphone ini gratis untuk Mas, pengganti buku rekening.”

Itulah harapan saya untuk BNI yang akan berulang tahun ke-70 5 Juli 2016. Harapan bagaimana memudahkan sinergi untuk kemajuan Indonesia. Harapan bagaimana memberikan layanan yang tidak rumit lagi tanpa meninggalkan keamanan dan kenyamanan.

Di era serba digital saat ini, layanan jasa dan dan produk perbankan pelan tapi pasti menuju proses online. Dari mulai aneka transaksi sampai segala layanan customer perbankan, semuanya memanfaatkan teknologi jaringan komunikasi-informasi.

Nah smartphone pengganti buku rekening tabungan BNI, tujuannya adalah menampung semua layanan perbankan BNI yang telah, sedang dan akan terdigitalisasi. Lebih jauh, smartphone BNI merupakan Virtual Banking.

Virtual banking mengandaikan kantor bank online yang mudah diakses oleh para nasabahnya di mana saja dan kapan saja. Jadi memang smartphone BNI itu diperuntukkan khusus nasabahnya sehingga keamanan dan kenyamanan terjamin dari pihak BNI.

Untuk membuat aman dan nyaman data para nasabahnya, setidaknya BNI harus memiliki Satelit sendiri. Menunggu rencana mempunyai satelit sendiri, BNI tentu masih bisa menjadikan smartphone sebagai pengganti buku rekening tabungan.

Pertama adalah membuat Sistem Operasi (Operating System, OS) sendiri yang applicable di smartphone Android. Tujuan membuat OS sendiri ya itu tadi untuk menjaga data para nasabah.

Misal untuk menjaga keamanan lapis pertama smartphonenya, BNI menggunakan PIN yang hanya bisa dibuka dengan pemindaian sidik jari atau retina mata. Maksud dari keamanan lapis pertama adalah membuka PIN pada saat smartphone dinyalakan (on) dari keadaan mati (off).

Selain untuk menjaga keamanan, fungsi mempunyai OS sendiri juga untuk menjaga kenyamanan para nasabah. Karena device ini diperuntukkan khusus nasabah BNI maka BNI memberikan kenyamanan berupa kontrol dari jauh untuk masing-masing smartphone yang diberikan ke nasabah.

Pengawasan bukan berarti menyadap segala percakapan pribadi nasabah, namun kontrol diberikan untuk kepentingan transaksi dan komunikasi. Akan tetapi, teknologi penyadapan tetap diperlukan sebagai solusi terakhir keamanan. Misal, smartphone hilang dicuri orang lain maka BNI bisa tahu posisi terakhir smartphone berkat teknologi penyadapan percakapan.

Transaksi dan Komunikasi

Lalu apa saja isi (content) dari handset BNI? Karena smartphone ini berfungsi sebagai Virtual Banking maka kontennya berupa segala aplikasi transaksi dan komunikasi. Transaksi jual beli yang difasilitasi BNI dan juga catatan semua transaksi.

Sebagai pengganti buku rekening tabungan, hal utama catatan transaksi di smartphone BNI adalah print out digital. Yang biasanya tercetak di buku tabungan, kini berpindah ke catatan transaksi digital.

Kehadiran catatan transaksi digital ini melengkapi teknologi perbankan yang telah lama ada yaitu Mesin Setor Tunai. Jadi ketika nasabah selesai menabung di Mesin Setor Tunai, print out digital langsung tercetak di smartphone BNI. Begitu juga hal yang sama ketika nasabah menarik uang tunai atau melakukan transaksi lain di ATM, tidak ada lagi kertas pencatat transaksi (paperless).

Prinsip paperless juga berlaku ketika nasabah BNI melakukan transaksi pembayaran apapun. Kertas-kertas pencatat transaksi yang biasanya disodorkan petugas pembayaran sudah tidak ada lagi. Cukup smartphone BNI yang merekam historis semua catatan transaksi.

Fungsi gadget BNI ini bukan hanya sebagai pencatat transaksi, tetapi juga sebagai alat bantu semua transaksi pembayaran atau jual beli. Alat bantu terbaru ini akan menggantikan semua kartu pembayaran, baik itu kartu kredit, kartu debit maupun kartu pembayaran.

Tidak ada lagi gesek kartu sana sini digantikan dengan pindai barcode. Tidak ada lagi alat bantu pembayaran yang berserakan karena banyaknya jenis kartu, semuanya disatukan di dalam smartphone.

Termasuk yang disatukan ke Virtual Banking ini adalah Key PIN, alat bantu verifikasi transfer dan transaksi di Internet Banking. Walau terpasang di smartphone BNI, keamanan aplikasi Key PIN tetap terjamin dengan mode pengamanan enkripsi.

Beralih ke aplikasi komunikasi yang terpasang di smartphone BNI. Tujuannya tentu agar komunikasi dari pihak BNI ke masing-masing nasabahnya tetap terjalin. Pada saat nasabah meminta bantuan, petugas Customer Services siap sedia melayani melalui aplikasi-aplikasi komunikasi.

Ada beberapa jenis aplikasi komunikasi yag bisa digunakan oleh BNI tergantung tingkat kebutuhan nasabah apa yang ingin dikomunikasikan. Dari mulai SMS, telepon, aplikasi-aplikasi chat sampai video call semua diperlukan agar nasabah bersama BNI sama-sama puas menyelesaikan solusi.

Pada tingkatan lebih lanjut, aplikasi komunikasi tetap dibutuhkan untuk menjaga loyalitas para pelanggan. Misal, ada rangkaian Video On Demand (VOD) yang berisi panduan menabung, transaksi dan panduan lainnya.

Contoh lagi keperluan aplikasi komunikasi untuk menjaga loyalitas adalah membentuk komunitas-komunitas hobi yang sponsor utamanya adalah BNI. Misal ada komunitas jualan hijab UKM di WA yang anggotanya terdiri dari sebagian nasabah dan sebagian lagi karyawan BNI.

Efektif dan Praktis

Pertanyaan terakhir, apakah adanya Virtual Banking BNI yang berupa smartphone, itu efektif dan praktis buat nasabah? Pertama, sebagian besar orang saat ini memiliki smartphone sendiri. Bahkan ada yang memilikinya lebih dari satu. Nah operasional di Virtual Banking smartphone BNI  berarti sudah familiar buat semua.

Kedua, era digital ini juga ditandai dengan tingkat mobilitas tinggi yang tidak lagi sempat dengan urusan antrian dan keluar rumah hanya untuk ke bank. Maka dari itu, Virtual Banking BNI adalah sebuah solusi agar nasabah tetap berhubungan dengan bank.

Ketiga, resiko keamanan dan privasi data tetap terjamin di Virtual Banking BNI. Ada lapisan-lapisan keamanan di smartphone BNI yang mudah dioperasionalkan buat pemiliknya tapi sulit buat para Hacker. Maka dari itu, secara berkala dari pihak BNI akan selalu upgrade dan update OS atau apps di smartphone BNI agar terus terjamin tingkat keamanannya.

 

Iklan

13 thoughts on “BNI Goes To Virtual Banking”

  1. Hahaha setuju nih.. bukunya diganti aja 😀
    Apalagi sekarang banyak transaksi online, baru berapa bulan aja bakal penuh deh tuh buku.. Hihihihi.

    Selain itu, kan keren tuh kalau paperless~

  2. Setuju bgt sm harapannya… Sebel slama ini smua transaksi slalu drekap krn ga sempet ngeprint buku tabungan tiap 3 bln…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s