Visual Moment: Insting Pemotret

Foto Hanya Ilustrasi Hasil Potretan Saya Sendiri

Sampai saat ini saya masih penasaran dan belajar bagaimana bisa menghasilkan foto yang baik. Maksudnya, baik itu sampai bisa diapresiasi oleh saya sendiri sebagai pemotret dan oleh mereka yang melihat hasil foto saya.

Dari mengenal pertama kali poto itu hal yang penting buat pendukung blog sekitar tahun 2009, saya merasa tidak puas dengan hasil foto saya sendiri. Apalagi kalau sampai membandingkan dengan foto-foto orang lain, “kok bisa ya hasilnya bagus seperti itu?”

Bagus maksudnya indah dipandang mata karena seperti ada unsur sehingga di poto itu. Nah unsur seni itu yang aku cari.  Selama ini kok saya nggak dapet di hasil poto saya.

Pernah ikut Kelas Blogger dengan materi motret yang baik.  Narasumber Kang Duri Iskandar,  saya tanyakan kurang lebih sama bagaimana cara mendapatkan poto yang bagus. Jawab Kang Dudi,  sering latihan motret ajah dari jenis kamera apapun biar instingnya terasah.

Rahasia Umum

Sejak saat itu saya terus coba jepret sana sini tak peduli visual moment apapun sembari belajar rumusan-rumusan dasar fotografi. Rumusan itu seperti komposisi,  fokus,  ISO dan rumusan dasar lainnya.

Belakangan ini, saya baru tahu ternyata ada semacam “rahasia umum” di kalangan potografer. Itu pun setelah sering nonton video tutorial di Youtube. Mumpung saya menggunakan paket XTra Combo Youtube Tanpa Kuota dari XL yang lancar jaya.

Agar mendapatkan hasil foto yang ada unsur artistik-nya, mereka para pemotret rata-rata menggunakan software atau apps editing foto. Coba tahunya dari tahun-tahun kemarin ya?

Ini adalah clue-clue penting dalam memotret dan menghasilkan foto. Gambar diambil dari MyXL

Maksudnya menggunakan di sini berarti cuma memberikan sentuhan saja bukan mengubah hasil foto misal dari 10% menjadi 100%. Dalam olah foto di apps editing juga perlu latihan lagi-lagi agar terasah mana editing yang cocok untuk satu foto. Ya karena masing-masing hasil foto berbeda sentuhan olah fotonya.  Misal hanya diberi penambahan kontras dan lain-lain.

Sampai di sini, berarti ada dua hal penting dalam hal menghasilkan foto yang bagus, ada unsur seninya.  Pertama cara memotret visual moment dan kedua, cara mengedit foto.  Dan satu hal lagi yang penting, yaitu sering latihan motret dan mengedit.

Iklan

6 thoughts on “Visual Moment: Insting Pemotret”

  1. Sama satu lagi Bang, moment juga sangat penting karena tidak akan terulang dua kali. Dan ketika kita berada di waktu yang tepat sambil memegang kamera apapun jenisnya, itu tetap akan menghasilkan karya yang maksimal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s