OPPO x Spider-man Homecoming: Kala Remaja Millenial Jadi Superhero

Tidak ada lagi adegan tangan Peter Parker digigit laba-laba radioaktif, tidak ada lagi adegan Paman Ben menasehati Peter dengan quote “with great power comes great responsibility,” dan tidak ada lagi kekasih Peter bernama MJ (Mary Jane). Tinggalkan pakem itu semua, Spider-man: Homecoming mempunyai format baru. 

Sosok “Peter Junior” juga sangat berbeda karakternya dengan dua Peter sebelumnya. Tom Holland memerankan remaja milenial yang kekinian. Geek tapi mudah bergaul, ingin tahu tapi tidak sok tahu alias tidak sembrono, dan poin utamanya adalah bersemangat pada kehidupan remajanya (tidak terobsesi menjadi superhero atau bagian dari Tim Avengers).

Berbeda dengan Tobey Maguire, sosok ini terlalu terobsesi menjadi superhero karena beban amanah dari Uncle Ben (masih ingat dengan quote tadi). Akibatnya, karakter Spiderman Tobey terjebak pada pilihan mau jadi superhero atau manusia biasa. Lain lagi dengan Andrew Garfield, sosok ini seakan dipaksa memerankan seorang Peter Parker atau Spiderman. Karakter Spider-man adalah seorang pejantan tangguh, nah karakter ini tidak terlihat di Andrew Garfield.
Sebelumnya saya berterimakasih kepada Kelas Blogger dan terutama OPPO, yang telah memberikan kesempatan saya menonton film Spiderman: Homecoming lebih awal (Selasa, 04 Juli 2017 di XXI Gandaria City) dari premier-nya untuk khalayak umum. Kerjasama antara OPPO dan Sony Pictures bertujuan untuk mempromosikan seri Spiderman Terbaru dan perangkat OPPO F3.

“Kami sangat senang bisa bekerjasama promosi dalam film Spider-Man : Homecoming, seperti kita ketahui film ini merupakan terbaru Spider-Man yang sudah ditunggu – tunggu penggemar setianya, selain bekerjasama promosi kami juga memberikan nilai tambah bagi konsumen yang telah melakukan pembelian OPPO F3 untuk meraih kesempatan mendapatkan limited collection pack Spider-Man : Homecoming”  ujar Alinna Wenxin, Brand Manager OPPO Indonesia.

OPPO F3 adalah Camera Phone terkini dari OPPO yang mengunggulkan Dual Selfie Camera. OPPO F3 sendiri mempunyai tiga warna: Gold, Rose Gold, dan Black Edition. Nah di moment peluncuran film Spiderman: Homecoming ini, OPPO memberikan nilai tambah kepada para user OPPO F3. Dari 3 Juli dan berakhir pada 16 Juli 2017, ada 500 limited collection pack Spider-Man : Homecoming yang bisa diperebutkan oleh konsumen OPPO F3.

Caranya, konsumen cukup mengikuti langkah – langkah yang disyaratkan OPPO melalui website : spiderman.oppomobile.id. Untuk mengikuti aktivitas ini, konsumen diwajibkan untuk mengunggah foto selfie terbaiknya yang diambil dengan menggunakan kamera OPPO F3.
Aryo Meidianto, Media Engagement OPPO Indonesia, memperlihatkan limited collection pack Spider-Man : Homecoming di acara Premiere OPPOxSpider-man:Homecoming
TWIST

Kembali ke review film Spiderman: Homecoming. Lalu apa yang baru dari film yang disutradai oleh Jon Watts ini? Ya itu tadi, karakter Spiderman diperankan oleh remaja milenial. Tom Holland berakting secara natural sebagai remaja kekinian yang senang Vlog, teknologi terbaru, seru dan humoris bersama teman-temannya (terutama terhadap Ned yang culun sekaligus menyenangkan), serta takjub dengan tugas barunya sebagai superhero.

Kedua, villain-nya. Sepertinya memang ya aktor utama yang berkarakter di film-film bergenre drama, epic kalau dijadikan Villain di film-film superhero. Kalau dulu ada Kevin Spacey berperan jadi Lex Luthor, musuh Superman. Nah sekarang ada Michael Keaton Jadi Vulture, musuh Spiderman. Sebelumnya di Marvel, ada Tom Hiddleston jadi Loki musuh Thor. Bedanya dengan Tom, Keaton musuh yang membumi. Tidak ada efek CGI yang berlebihan pada sosok Vulture.
Sosok Michael Keaton memerankan Monster Burung Vulture
Walau tidak ada efek CGI yang berlebihan seperti ledakan di mana-mana, film Spiderman ini tidak membosankan malah twist di akhir film mengejutkan penonton. Hal ini karena jalan cerita di awal sampai konflik, mencuri perhatian penonton. Misal seperti adegan-adegan kekonyolan Parker dan Ned, padat berisi sepanjang plot cerita.

JALAN CERITA

Plot cerita film ini diawali dengan adegan Adrian Toomes (Michael Keaton) dan kawan-kawannya yang sedang bekerja membereskan reruntuhan sisa-sisa perang New York dalam film The Avengers. Sesaat datang tim utusan Tony stark, mem-PHK tim Adrian Toomes. Kecewa dengan pemutusan kerja sepihak inilah yang memotivasi Toomes menjadi jahat dan berubah jadi Vulture berkat senjata berteknologi alien, Chitauri.

Adegan beralih maju setelah film Civil War, Peter sedang bersemangat nge-vlog di samping Tony Stark. Bahkan adegan perang Civil War di bandara terekam dalam VLog Peter. Adegan selanjutnya obrolan antara Stark dengan Peter seputar doi diterima magang di Tim Avengers.

Di adegan ketiga, Peter bersemangat mencoba kostum baru Spiderman. Lompat sana sini di antara gedung New York. Stan Lee muncul di jendela ngomel-ngomel ke Parker. Tugas pertama sebagai superhero diselesaikan dengan dampak yang tak disangka oleh Parker, padahal hanya menangkap para perampok bertopeng avengers yang mencuri uang ATM. Di adegan ini juga Ned (sidekick) menangkap basah bahwa yang jadi Spiderman ternyata temannya sendiri.
Peter Parker dan Teman Karibnya, Ned
Untuk adegan-adegan selanjutnya, silahkan nonton sendiri di bioskop. Selamat menyaksikan film yang cerdas menghibur disertai twist replika dari film Spiderman Tobey Maguire. Saya sendiri memberi nilai film dari 1 sampai 10, cukup 8. Hal ini karena tidak ada adegan aksi yang membuat saya dan para penonton bioskop lainnya bertepuk tangan.

 

Iklan

11 thoughts on “OPPO x Spider-man Homecoming: Kala Remaja Millenial Jadi Superhero”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s