Arsip Kategori: Catatan Harian

Reportase Asean Blogger Festival: Jangan Sombong

13681451161582739780
Walikota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo sedang memberikan sambutan

Sesampainya di Solo kota atau katakanlah sampai di kamar hotel Sahid Kusuma Solo, jam setengah lima sore. Sangat melelahkan bagi saya dalam artian badan pegal-pegal karena perjalanan menempuh lebih dari 12 jam. Jam 10 malam Kamis saya beserta rombongan Asean Blogger Jakarta berangkat dari Terminal Lebak Bulus. Perkiraan dari rata-rata kami, bis akan tiba di Solo pagi sebelum jam sembilan. Ternyata ya itu tadi malah Kamis sore kami sampai.

Di balik perjalanan yang melelahkan itu, tetapi tentu ada hikmahnya. Salah-satunya kenal dengan sesama peserta Asean Blogger yang berangkat sama-sama dari Jakarta. Misal saya kenal dengan Bang Komar yang ternyata mantan penyiar RAS FM yang acara rutinnya (Lintas Pagi, Bincang Politik) setiap jam tujuh pagi, dibredel. Serta masih banyak lagi.

  Lanjutkan membaca Reportase Asean Blogger Festival: Jangan Sombong

​SEVEL “SYARIAH” 

Lihat sisi positifnya, lalu mulai berinovasi lagi

Ada yang bilang kegagalan Sevel di target marketnya, dan regulatornya. Dari dua analisis tersebut, ada yang luput dianalisis: Yaitu dampak hilangnya penjualan miras & minol di Sevel. Saya pernah baca entah di mana, hilangnya jenis minuman botol itu di Sevel mengakibatkan pemasukan Sevel menurun signifikan. Sebabnya “target market premium” Sevel juga ikut hilang. Target market premium adalah sekelompok pembeli spesial karena mau membeli miras & minol di Sevel berulang-ulang.

Lanjutkan membaca ​SEVEL “SYARIAH” 

Adu Kepala: Semacam Komunikasi Non Verbal

Tujuannya untuk menyamakan frekuensi. Bila frekuensi sudah sama, antara 2 makhluk saling enak berkomunikasi non verbal selanjutnya. Bahkan saling memahami dan saling mempengaruhi ketika ada komunikasi verbal, walau misalnya hanya menggunakan “bahasa Tarzan”.

Pernah lihat acara antar satwa berinteraksi? Ya bisa lihat di acara mana saja terpenting bertema satu keluarga hewan sedang berinteraksi. Misal induk kijang dengan anaknya atau induk singa dengan anaknya. Salah satu yang menarik untuk diamati ketika mereka berdua antara induk dan anak saling beradu kepala. Nah begitulah adu kepala mereka berdua ingin menunjukkan bahwa frekuensi KASIH SAYANG di antara mereka berdua telah sama dan tersambung.

Lanjutkan membaca Adu Kepala: Semacam Komunikasi Non Verbal

XL Break The Box: Dari Nonton Seru Sampai Youtube Tanpa Kuota

Begitu tahu hari ini (15/05) XL Axiata kembali meluncurkan app terbaru layanan live streaming dan Video On Demand (VOD), saya langsung mengunduhnya di Play Store. Saya cari di fitur search-nya dengan kata kunci “XL NontonSeru”. Ketemu. Sebelum download saya baca deskripsi app ini. “SuperNonton merupakan aplikasi layanan streaming eksklusif bagi pengguna XL. Nikmati akses GRATIS ke beragam acara TV, serial, dan film lokal terbaik dari channel-channel TV lokal dan berlangganan serta Video on Demand kapanpun dan di manapun.”

 

Tampilannya sekilas menginggatkan saya pada layanan sejenis dari XL juga. Tribe. Perbedaan mendasar antara XL SuperNonton dengan Tribe di warna background-nya. Kalau Tribe merah sedangkan SuperNonton biru.

Lanjutkan membaca XL Break The Box: Dari Nonton Seru Sampai Youtube Tanpa Kuota

Visual Moment: Insting Pemotret

Foto Hanya Ilustrasi Hasil Potretan Saya Sendiri

Sampai saat ini saya masih penasaran dan belajar bagaimana bisa menghasilkan foto yang baik. Maksudnya, baik itu sampai bisa diapresiasi oleh saya sendiri sebagai pemotret dan oleh mereka yang melihat hasil foto saya.

Dari mengenal pertama kali poto itu hal yang penting buat pendukung blog sekitar tahun 2009, saya merasa tidak puas dengan hasil foto saya sendiri. Apalagi kalau sampai membandingkan dengan foto-foto orang lain, “kok bisa ya hasilnya bagus seperti itu?”

Lanjutkan membaca Visual Moment: Insting Pemotret