Cara Aman Bagi Pria Jomblo Menguji Kejantanan

sumber: andricbf.blogspot.com
sumber: andricbf.blogspot.com

Wahai para pria lajang, bagaimana anda membuktikan kejantanan anda? Jawabannya mungkin bisa dipetakan menjadi dua. Yakni, membuktikannya dengan seks bebas atau dengan masturbasi. Teknik dari kedua cara tersebut bisa bermacam-macam. Ada yang memakai tehnik A, B, C dan lain sebagainya. Yang jelas, semua tehnik tersebut dapat menyalurkan hasrat kejantanan anda. Selain itu, tehnik yang digunakan karena telah teruji dari kebiasaan dan kenyamanan.

Akan tetapi, apakah dua cara penguji kejantanan aman bagi anda? Bagi aman dari penyakit maupun aman dari dosa. Mungkin ada yang beralasan, “ya, kalau dilakukan sesekali, akan aman bagi saya,. Lagian, saya hanya melakukan masturbasi kok”. Jawabannya, tetap saja anda beresiko. Kemudian, anda berdalih lagi “terus bagaimana dong? Hasrat kejantanan secara naluriah bin normal harus tetap disalurkan. Kalau tidak, wah bisa-bisa jadi disnormal”.

Ada dua solusi normatif yang selama ini disarankan oleh pakar agama serta pakar kejantanan. Yaitu menikah dan fokus terhadap kegiatan yang produktif. “interupsi”, anda menyela. “solusi yang pertama, menikah, itu bagus bagi yang sudah mampu. Baik mampu finansial, psikologis maupun rohani. Bagaimana bagi pria lajang yang belum mampu?”.

Lanjutkan membaca Cara Aman Bagi Pria Jomblo Menguji Kejantanan

The Power Of Sharing

“Semakin Kita mengerti Akan Suatu Ilmu, Kita Akan Tahu Ilmu Yang Kita Kuasai Itu Baru Cuma Dasar”

Sumber: canstockphoto.com

“Ada Pertanyaan?” kata guru Hanis di depan murid-murid SMP setelah ia menerangkan materi pelajaran mengarang. Mereka terdiam sesaat, hanya saling tengok kanan-kiri. Tiba-tiba Ahmed, murid terpintar (‘gubrak’), tunjuk tangan lalu “Ada pak. Nganu….bisakah mengarang saya gunakan untun menulis cerpen, caranya bagaimana?” Mendapat pertanyaan sesulit itu, guru Hanis terdiam sesaat, padahal ia gundah dalam hati “waduh ini anak kok nanyanya macam-macam. Baru diterangin yang dasar eh kok…” Walaupun hatinya grundel, guru Hanis tetap tersenyum ke Ahmed “Super sekali pertanyaannya. Begini Ahmed karena waktu pelajaran telah habis, maka Bapak akan jawab besok ya?” (‘gubrak lagi….Padahal sebenarnya guru Hanis memang tidak tahu jawabannya’).

 

“Pioner Akan Selalu Terdepan Dalam Menguasai Detail Kecuali Kalau Ia Tidak Mau Belajar Lagi”

Lanjutkan membaca The Power Of Sharing

Semacam Kiat Menulis: Penulis On Fire

Salut terhadap penulis yang selalu on fire, siap menulis dalam keadaan apapun. Baik tidak adanya mood apalagi adanya mood bagus, penulis on fire seakan selalu produktif berkarya. Tiap hari, tiap jam atau pun tiap menit selalu ada saja ide menulis untuk dituangkan menjadi rangkaian kata. Dan akhirnya berpuluh-puluh tulisan, tercipta dari penulis ini tiap minggunya.

Berbeda dengan penulis mandul, ia produktif hanya di kala suasana moodnya bagus. Bisa ditebak, kalau ia berada di dalam suasana jelek atau dalam keadaan mood tidak bagus, maka produtivitas menulisnya menurun atau malah berhenti sama sekali. Lalu biasanya penulis ini, mencari-cari alasan kenapa ia tidak bisa menulis lagi.

Pemain bola

Lanjutkan membaca Semacam Kiat Menulis: Penulis On Fire

Memanfaatkan Definisi Untuk Menulis

Sumber: wonderingfair.com

Tulisan ini bukan bermaksud untuk menyeragamkan gaya menulis. Memulai dengan definisi merupakan salah-satu tipikal dalam menuangkan ide ke bentuk visual. Bahkan dari definisi saja dapat dikembangkan menjadi bahasan tersendiri. Berikut pembahasannya.

Menurut kamus WordWeb, definisi adalah A concise explanation of the meaning of a word or phrase or symbol. Maksudnya, definisi mencerminkan suatu penjelasan ringkas dari arti kata, pernyataan atau simbol. Terkadang definsi disebut juga terminologi, yaitu A word or expression used for some particular thing. Artinya, terminologi mendeskripsikan suatu kata atau pernyataan yang digunakan untuk beberapa istilah khusus.

Lanjutkan membaca Memanfaatkan Definisi Untuk Menulis

Memanfaatkan Alter Ego Untuk Menulis

Ilustrasi (sumber Gambar: manmadediy.com)
Ilustrasi (sumber Gambar: manmadediy.com)

Banyak sisi arti untuk memaknai kata menulis. Kata kerja ini bisa diartikan dari sudut pandang input (niat), proses, output (tujuan) ataupun dari para profesi kepenulisan. Selain dapat diartikan dari berbagai sudut pandang yang telah disebutkan di atas, mendefinisikan kata “menulis” dapat juga dilihat dari aspek manfaat. Sebut saja misal sebagai suatu terapi. Terapi mencerminkan satu kepedulian (Eng: Care for) untuk mengobati sesuatu, seseorang atau diri sendiri. Jadi, menulis sebagai suatu terapi. adalah suatu aktivitas mengekpresikan kepedulian kita untuk mengobati sesuatu, seseorang atau diri sendiri ke dalam bentuk rangkaian kata.

Pertanyaan selanjutnya adalah, apa tujuan dari menulis sebagai terapi? Kalau untuk mengobati diri sendiri, menulis sebagai terapi bertujuan untuk menemukan jati diri (who am I). Kemudian, bagaimana menulis sebagai terapi untuk menemukan jati diri? Ada satu kata kunci dari pengertian menulis sebagai terapi di alinea atas, yaitu kepedulian. Ya, peduli terhadap diri sendiri menggambarkan suatu cara menulis sebagai terapi untuk menemukan jati diri.

Lanjutkan membaca Memanfaatkan Alter Ego Untuk Menulis

Liputan Blogger | Karena Blogger Juga Reporter