Hukuman Koruptor: Pemiskinan Saja Belum Cukup, Harus Difakirkan!

Sumber: tubasmedia.com

Kalau orangnya sudah berotak koruptor tidak cukup hukuman pemiskinan, perlu tambahan hukuman yang menjerakan. Sebut saja difakirkan. Alasannya, pola pikir orang yang sudah korupsi selalu sajA mencari cara bagaimana meraup materi sebanyak-banyaknya dengan segala cara, walaupun koruptor itu sudah jatuh miskin. Alasan ini saya rasa cukup logis kalau misalnya kita bandingkan dengan seorang koruptor yang sudah punya duit segunung Himalaya, dia akan terus berusaha lagi mencari tambahannya seluas samudera Hindia. Kata kuncinya adalah kesempatan. Nah, kalau sudah berbicara kesempatan, pelaku korupsi tidak memandang lagi dirinya itu miskin atau tidak. Lha wong, orang lain memandang dia sudah kaya, tetapi dianya (koruptor) masih merasa miskin kok. Karena masih merasa miskin oleh karena itu dia terus-menerus belum puas berbuat korupsi.

  Lanjutkan membaca Hukuman Koruptor: Pemiskinan Saja Belum Cukup, Harus Difakirkan!

Iklan

Jebakan Haram Multi Level Marketing

Sumber: fortunenow.com

Anda pelaku MLM (Multi Level Marketing)? Atau Anda pernah trauma menjadi anggota suatu sistem pemasaran berjenjang? Kalau Anda pelaku MLM, cermatilah apakah sistem yang digunakan dalam penjualan langsung beserta produknya mengandung unsur haram atau subhat. Kalau Anda pernah trauma berarti sama dengan saya.

Ya, saya pernah menjadi anggota sistem pemasaran berjenjang sewaktu kuliah, tepatnya ada tiga sistem MLM yang saya ikuti. Tiga-tiganya gagal saya jalani. Mengapa, apakah ini karena salah saya? Tidak sepenuhnya. Terlebih dahulu, saya mengapresiasi kepada setiap orang yang telah berhasil atau sukses mengikuti sistem penjualan langsung. Bagi yang berhasil berarti telah menjalani hukum besi kesuksesan, yaitu tidak ada proses instant untuk meraih kesuksesan.

Tapi sayang, hukum besi kesuksesan tersebut seringkali dikemas (biasanya oleh upline suatu MLM) dengan jebakan-jebakan manis yang menjurus pada unsur keharaman. Jebakan manis inilah yang membuat saya tergiur bergabung ke dalam sistem pemasaran berjenjang, mungkin juga pernah dirasakan oleh Anda. Apa saja jebakan-jebakan manis tersebut dan di mana saja letak unsur-unsur keharamannya?

  Lanjutkan membaca Jebakan Haram Multi Level Marketing

99 Pintu Neraka Diperoleh dari Berdagang

Sumber: ebayuonline.blogspot.com

“Judul ini ngawur, mana ada yang mengatakan 99 pintu neraka ada di dagang”. Itulah komentar kakak saya ketika selintas melihat judul postingan ini. Memang kalau dilihat dari jejak sejarahnya, setahu saya ya tidak ada. Judul opini ini adalah buatan saya sendiri. Judul tersebut adalah plesetan dari Hadist Rasul “99 pintu rizki ada di dagang”. Nah, kalau Hadist ini jelas ada jejak sejarahnya. Banyak dari umat Islam yang mempercayai Hadist Rasul tersebut (dan tentunya itu tidak salah) kemudian mengamalkannya, maksudnya berprofesi menjadi pedagang (istilah pedagang di sini dalam arti luas, mencakup wirausahawan jasa dan non-jasa yang menjual hasil usahanya).

Menurut saya, hati-hati menerapkan Hadist Rasul “99 pintu rizki ada di dagang” karena ada semacam “jebakan Betmen” di Hadist itu. Apa dan bagaimana “jebakan Betmen” hadis itu? Siapa saja orang yang terjerat “jebakan Betmen” tersebut sehingga tanpa sadar orang itu malah menerapkan Maqolah “99 pintu neraka ada di dagang”?. Berikut penjelasannya.

Lanjutkan membaca 99 Pintu Neraka Diperoleh dari Berdagang

Rahasia Kreatif Bisa Menulis: Plagiat Saja

Sumber: theguardian.com

“Ngawur judul ini.” Itulah respon temanku ketika aku perlihatkan judul tulisan ini. Ya barujudul, belum isi tulisannya. “Memang isinya apaan?” Ya baru mau ditulis, makanya jangan terjebakdengan judul.

“Ya kalau gitu, judul tulisan ini diganti dong. Plagiat gimana gitu” temanku masih ngeyel.Bagaimana apanya? Apa karena plagiat berkonotasi negatif? “Yup” jawab temanku mantap. “Tahu tidak seh apa arti plagiat? Ini menurut KBBI” waduh, temanku satu ini, mau menjabarkan definisi plagiat.

Pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat tersebut milik sendiri. Misal menerbitkan karya tulis oranglain atas nama dirinya sendiri.

Tentunya bukan plagiat seperti itu yang ingin saya tuliskan. Ini adalah plagiat kreatif, bisa diblang begitu.

Menjiplak Kreatif

  Lanjutkan membaca Rahasia Kreatif Bisa Menulis: Plagiat Saja

Liputan Blogger | Karena Blogger Juga Reporter